Suvarnabhumi Airport, Bangkok

Akhirnya aku menginjakkan kaki di Suvarnabhumi, Bangkok. Walo cuma 8 jam transit menuju tujuan akhir Osaka, Jepang, tapi cukuplah untuk menggambarkan bagaimana airpot ini. Bangunannya terbilang baru, sepertinya sengaja tidak dibiarkan dicat, mungkin untuk menimbulkan kesan ramah lingkungan atau Go Green, entahlah, tapi bagiku tetep saja terlihat kurang WOW.

Suvarnabhumi menurutku benar-benar complicated, bangunan dengan 4 lantai yang sedemikian luasnya, mirip Airport Singapura, mempunyai jalur  flight connecting agak berputar-putar. Pesawat thai airways dari Jakarta kedatangan di terminal lantai 2, untuk berganti pesawat yang sama dengan tujuan Osaka, aku harus naik ke lantai 4 kemudian turun lagi ke lantai 2, yang boneng aja..:(. Khususnya yang di lt 4, saat siang atau matahari terik benar-benar tidak terasa pendinginnya alias panas. Mungkin juga karena efek penggunaan banyak kaca disekeliling bangunan ini, terutama dibagian atap.

Rate makanan di Bandara ini yang mahal, jadi membuat cuma bisa ngiler saja melihat banyak restoran. Tapi untuk muslim harus agak berhati-hati di sini, banyak burger dan hotdog yang dagingnya terbuat dari babi, jadi harus make sure…dibaca semua menu dengan teliti.

Yang menarik di Bandara ini, walaupun dibangun di negara yang muslimnya bukan mayoritas, Suvarnabhumi menyediakan muslim praying room, mungkin karena kalo aku perhatikan banyak pesawat dari timur tengah transit di bandara ini. Harga-harga sovenir di Bandara juga selangit, sebanding pula dengan harga makanan dan minuman, jadi image bangkok yang murah tidak akan ditemukan jika cuma hanya berkeliling di Bandara ini. Internet juga tidak secepat di Singapura atau Taiwan, bahkan instat messanging pun sering putus nyambung. Free wifi hanya dapat dinikmati 15 menit pertama, selanjutnya silahkan bayar.

Untuk masalah money changer, di bandara banyak ditemukan. Lebih bagus kalau dari Indonesia membawa dollar kemudian tukar baht nya di thailand saja, kurs nya lebih bagus. Di Jakarta, sewaktu saya ke sini terkena rate beli 1 baht = Rp 320,- ; sedangkan teman membawa dollar menukar baht di sini terkena rate 1 baht = Rp 280,-. Tidak ada perbedaan waktu antara thailand dan indonesia.

Mungkin next time saya benar-benar akan meluangkan waktu saya keluar dari bandara ini dan backpacking explore thailand.

Tentang Monika Suharko

liitle old fashion woman that like to travel around the world n share to others
Pos ini dipublikasikan di Wisata dan tag , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Suvarnabhumi Airport, Bangkok

  1. Claire berkata:

    I tend not to write many responses, but i did some searching
    and wound up here Suvarnabhumi Airport, Bangkok | D’Journey. And I actually do have some questions for you if it’s
    allright. Could it be simply me or does it give the impression like some of these comments look like left by
    brain dead folks?😛 And, if you are writing at additional social sites, I’d like to keep up with everything fresh you have to post. Could you make a list of the complete urls of your social pages like your linkedin profile, Facebook page or twitter feed?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s