Backpacking To South Korea: Banpo Bridge Rainbow Fountain

Banpo Bridge Fountain adalah salah satu pertunjukkan yang di rekomendasikan oleh para turis yang pergi ke Korea Selatan. Setelah mencari-cari informasi akhirnya kami memutuskan pergi ke sana dengan menggunakan subway.

Malang sunggug malang situs web yang saya jadikan acuan kurang tepat, akibatnya kaki saya lecet-lecet karena harus jalan jauh (cuma 1 km sih..hehehe tapi karena sebelumnya sudah jalan jauh jadi 1 km terasa sangat lelah). Untuk lebih lengkapnya tentang jam dan waktu atraksi di Banpo, bisa mengacu ke link ini : http://www.tripadvisor.com/ShowTopic-g294197-i8161-k3147205-Banpo_Bridge_Nearby_Attractions-Seoul.html.

Pengalaman saya yang dapat di share : saya ke sini turun di Dongjak stasiun, keluar exit 2 lalu ambil jalan turun kebawah, jangan yang ke atas karena yang ke atas menuju jalan raya. Jalan menyusuri sungai Han sejauh 1 km di samping kanan kiri banyak ilalang dan sepertinya aman, karena saya jalan pukul 19.00 masih ada sedikit yang jogging dan bersepeda di jalur tersebut. Untungnya ternyata ada juga turis dari Malaysia dan Jepang yang turun di stasiun tersebut, jadi kita berombangan jalan beriringan menuju Banpo Bridge. Sayangnya juga pas sampai sana rainbow fontain tidak di kedua sisi banpo bridge, karena satunya sedang tidak beroperasi. Saat pertunjukkan di mulai alunan melodi mengiringi pertunjukkan tersebut, menambah semakin romantis saja pertunjukkan itu, hehehehe.

Karena kaki sudah pegel bin lecet akhir kata pulangnya saya tidak naik subway, saya lebih memilih naik bus yang ternyata berhenti tepat di Banpo Bridge. Setelah tanya dengan menggunakan bahasa isyarat di campur inggris akhirnya saya tahu harus naik bis warna hijau (nomernya lupa tepatnya berapa 940 kalo gag salah), dan ternyata turun tepat di Sinchon tempat saya menginap, tetapi jangan di tanya, naik bis serasa naik roller coaster plus kena macet juga. Jangan lupa kalo naik bis, kalo gag punya T money siapkan uang pas, biar gag ribet kembaliannya, dan bayar di awal ketika masuk bis, ingat supir bis biasanya gag jago bahas inggris, jadi persiapkan mental kalo memang mau naik bis.

Tentang Monika Suharko

liitle old fashion woman that like to travel around the world n share to others
Pos ini dipublikasikan di Wisata dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s